
TEBO – Pemandangan berbeda terlihat di lingkungan Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Tebo pagi ini. Tidak hanya sibuk dengan urusan administrasi dan belajar mengajar, Kepala Madrasah beserta sejumlah guru nampak bahu-membahu melakukan perbaikan fisik sarana sekolah, yakni melakukan pengelasan pada pintu gerbang dan pagar madrasah yang mulai rusak.
Aksi terjun langsung ini dilakukan sebagai upaya menjaga keamanan lingkungan madrasah serta memastikan fasilitas sekolah tetap dalam kondisi prima.
Inisiatif Mandiri demi Kenyamanan Siswa
Kondisi pintu gerbang yang mulai keropos dan engsel yang longgar menjadi alasan utama perbaikan ini segera dilakukan. Dibandingkan menunggu teknisi dari luar, Kepala MIN 2 Tebo memilih untuk memanfaatkan keterampilan yang ada untuk melakukan perbaikan secara mandiri.
Gotong Royong: Guru-guru membantu menyiapkan peralatan.
Efisiensi: Langkah ini diambil untuk menghemat biaya operasional madrasah yang bisa dialokasikan untuk kebutuhan siswa lainnya.
Keamanan: Pagar yang kokoh sangat krusial untuk memantau keluar-masuknya siswa dan menjaga aset madrasah.
Ini adalah bentuk rasa memiliki kita terhadap madrasah. Jika lingkungannya rapi dan gerbangnya kokoh, guru tenang dan orang tua pun merasa aman menitipkan anak-anaknya di sini, ujar Kepala MIN 2 Tebo di sela-sela aktivitasnya.
Teladan Bagi Para Siswa
Aksi ini juga diharapkan menjadi contoh nyata bagi para siswa tentang pentingnya budaya gotong royong dan menjaga fasilitas umum. Dengan melihat guru-gurunya peduli terhadap fisik bangunan sekolah, siswa diharapkan lebih segan untuk merusak atau mencoret-coret fasilitas yang ada.
Perbaikan ini meliputi penguatan struktur besi gerbang, penggantian engsel yang patah, sehingga menjadi kokoh.
|
149x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Tebo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...