
TEBO – Kreativitas tanpa batas ditunjukkan oleh para siswa Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Tebo. Di tangan kreatif mereka, sampah plastik yang biasanya berakhir di tempat pembuangan, kini berubah wujud menjadi hiasan bunga yang estetik dan bernilai ekonomi.
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan madrasah ini merupakan bagian dari upaya sekolah untuk menanamkan kepedulian lingkungan sejak dini melalui program Eco-Art. Para siswa diajak mengumpulkan botol plastik, kantong kresek, hingga sedotan bekas untuk diolah menjadi berbagai jenis bunga.
Proses Kreatif Siswa
Dengan bimbingan guru Seni Budaya, para siswa nampak antusias memotong, membentuk, dan merangkai plastik-plastik berwarna tersebut.
Pemanfaatan Limbah: Fokus utama adalah menggunakan plastik sekali pakai yang sulit terurai.
Sentuhan Estetik: Dengan teknik pemanasan sederhana dan pewarnaan, plastik yang kaku bisa tampak lentur dan menyerupai kelopak bunga asli.
Kerja Tim: Siswa bekerja dalam kelompok kecil, melatih koordinasi dan pembagian tugas.
Dukungan Pihak Madrasah
Kepala MIN 2 Tebo menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar tugas seni budaya, melainkan langkah nyata dalam mengurangi volume sampah plastik di sekolah.
Kami ingin anak-anak melihat sampah bukan sebagai masalah, tapi sebagai peluang. Hasil karya ini nantinya akan dipajang di ruang kelas dan kantor, bahkan ada rencana untuk dipamerkan saat perpisahan sekolah, ujarnya.
Selain melatih kreativitas, hasil kerajinan ini diharapkan dapat menumbuhkan jiwa kewirausahaan (entrepreneurship) pada diri siswa. Jika ditekuni, bunga plastik ini memiliki nilai jual yang cukup menjanjikan sebagai hiasan meja atau kado.
Penulis: [Humas MIN 2 Tebo]
Lokasi: Teluk Kuali,Tebo, Jambi
|
174x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Tebo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...