
TEBO – Suasana di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Tebo tampak berbeda pagi ini. Bukan hanya suara riuh belajar mengajar, namun tawa ceria para siswa dan guru pecah saat berkumpul di area kebun madrasah untuk melaksanakan panen raya buah kelengkeng, Senin (19/01/2026).
Kegiatan ini merupakan hasil nyata dari program Madrasah Hijau yang dicanangkan sekolah sejak beberapa tahun lalu. Pohon kelengkeng yang ditanam di sudut halaman madrasah kini telah berbuah lebat dengan dompolan buah yang besar dan manis.
Edukasi Berbasis Alam
Kepala MIN 2 Tebo menyampaikan bahwa panen ini bukan sekadar tentang memetik buah, melainkan bagian dari pembelajaran kontekstual bagi para siswa.
Pengenalan Pertanian: Siswa belajar cara merawat tanaman, mulai dari pemupukan hingga masa panen.
Karakter Sabar: Menunggu pohon berbuah melatih kesabaran dan ketekunan anak-anak.
Rasa Syukur: Menikmati hasil alam secara langsung menumbuhkan rasa syukur kepada Sang Pencipta.
Hasil Panen yang Melimpah
Buah kelengkeng yang dipanen jenisnya dikenal memiliki daging tebal dan biji yang kecil. Setelah dipetik bersama-sama, buah tersebut dikumpulkan dan dibagikan secara merata kepada seluruh warga madrasah, mulai dari staf, guru, hingga para siswa.
"Rasanya manis sekali! Kami senang bisa melihat langsung buah ini tumbuh dari kecil sampai siap dimakan," ujar salah satu siswa kelas 4 dengan antusias.
Komitmen Lingkungan
Keberhasilan panen ini semakin memotivasi pihak MIN 2 Tebo untuk terus menghijaukan lingkungan sekolah. Selain kelengkeng, madrasah juga berencana menambah jenis tanaman buah lainnya (tabulampot) agar lingkungan sekolah tetap asri, teduh, dan produktif.
Dengan adanya kegiatan seperti ini, MIN 2 Tebo membuktikan bahwa madrasah tidak hanya menjadi tempat menuntut ilmu agama dan umum, tetapi juga tempat menyemai kecintaan terhadap alam sejak dini.
|
274x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Tebo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...